Supplier bibit ikan nila

Jual Bibit Nila Merah & Benih Ikan Nila Hitam Berkualitas

Nabila Farm menjual bibit ikan nila merah dan nila hitam mulai Rp 12 per ekor untuk ukuran larva sampai Rp 95 per ekor untuk ukuran 5–7 cm. Tersedia varietas Kekar, Gesit, Nirwana, Merah Super, Monosex, dan Black Prima. Seluruh bibit dikemas dengan oksigen dan dikirim ke seluruh Indonesia.

Daftar Harga Bibit Ikan Nila Terbaru

Harga di bawah berlaku untuk pembelian per box. Semakin kecil ukuran bibit, semakin banyak isi per box dan semakin murah harga per ekornya. Belum termasuk ongkos kirim.

UkuranIsi per BoxHarga per EkorEstimasi per BoxCocok untuk
Larva50.000 ekorRp 12Rp 600.000Pendederan skala besar, pembenih
1–2 cm15.000 ekorRp 20Rp 300.000Pendederan lanjutan
2–3 cm7.000 ekorRp 35Rp 245.000Kolam terpal, awal pembesaran
3–5 cm5.000 ekorRp 55Rp 275.000Pembesaran umum, paling banyak dipesan
4–6 cm4.000 ekorRp 70Rp 280.000Pembesaran cepat, risiko kematian lebih rendah
5–7 cm3.000 ekorRp 95Rp 285.000Kolam tanah, keramba, tebar langsung

Belum yakin ukuran mana yang paling pas? Sebutkan ukuran kolam dan target panen Anda, tim kami bantu hitungkan kebutuhan bibitnya.

Daftar Isi

Ukuran dan Grade Bibit Ikan Nila yang Tersedia

Setiap box yang kami kirim sudah melewati sortir dengan ember grading. Tujuannya satu: isi satu box seragam ukurannya.

Ini bukan soal rapi-rapian. Benih nila yang ukurannya timpang di kolam yang sama akan berebut pakan, dan yang lebih besar cenderung menekan pertumbuhan yang lebih kecil. Hasilnya panen tidak serempak dan bobot rata-rata turun.

Istilah ukuran benih nila dan padanannya

Kalau Anda pernah dengar penjual menyebut “gabar” atau “belo”, itu bukan istilah karangan. SNI 01-6141-1999 membagi benih nila kelas benih sebar ke dalam lima tingkatan berdasarkan panjang dan umur:

Tingkatan (SNI)PanjangUmur sejak telur menetas
Larva0,6–0,7 cmSampai 7 hari
Kebul1–3 cmSampai 20 hari
Gabar3–5 cmSampai 40 hari
Belo5–8 cmSampai 70 hari
Sangkal8–12 cm80–100 hari

Ukuran yang kami jual mengikuti pembagian ini, dengan tambahan grade 4–6 cm dari hasil sortir. Grade tambahan itu ada karena banyak pembudidaya butuh bibit yang lebih besar dari gabar tapi belum sebesar belo.

Perbandingan lengkap tiap ukuran

UkuranPadanan SNIPerkiraan BobotPerkiraan Ekor/kgIsi per BoxHarga/EkorEstimasi per Box
LarvaLarva / Post-larva± 0,02 g50.000 ekorRp 12Rp 600.000
1–2 cmKebul Awal0,05–0,15 g± 10.00015.000 ekorRp 20Rp 300.000
2–3 cmKebul0,2–0,5 g± 2.500–5.0007.000 ekorRp 35Rp 245.000
3–5 cmGabar0,5–2 g± 800–2.0005.000 ekorRp 55Rp 275.000
4–6 cmGabar–Belo1–4 g± 250–1.0004.000 ekorRp 70Rp 280.000
5–7 cmBelo2–6 g± 170–5003.000 ekorRp 95Rp 285.000

Bobot di atas adalah kisaran umum. Bobot sebenarnya dipengaruhi strain, pakan, dan umur saat panen benih.

Penjelasan tiap ukuran

larva ikan
Larva dan post-larva

Umur di bawah dua minggu sejak telur menetas. Panjangnya di bawah 1 cm dan bobotnya sekitar 0,02 gram per ekor. Kuning telurnya baru habis dan ikan baru mulai makan pakan dari luar.

Ukuran ini paling murah per ekornya, tapi paling menuntut. Anda perlu kolam pendederan sendiri, air yang stabil, dan pakan tepung yang halus. Cocok untuk pembenih atau pembudidaya yang sudah pernah menangani pendederan dan ingin menekan biaya bibit.

Kalau ini pembelian pertama Anda, sebaiknya jangan mulai dari sini.

bibit ikan 2 cm
1–2 cm — kebul awal

Sudah bisa makan pakan tepung dan mulai kuat. Menurut SNI, tahap ini biasanya dipelihara sekitar 20 hari di kolam dengan padat tebar 50–75 ekor per meter persegi sebelum mencapai ukuran gabar, dengan sintasan acuan sekitar 70 persen.

Pilihan yang masuk akal kalau Anda punya waktu merawat lebih lama dan ingin margin lebih besar saat menjual kembali.

bibit ikan 3 cm
2–3 cm — kebul

Awal pembesaran. Ini titik di mana risiko sudah jauh lebih terkendali dibanding larva, tapi harga per ekor masih rendah.

Sebagai gambaran, penelitian pemeliharaan benih nila kekar di kolam tanah mencatat bobot rata-rata 0,55 gram pada panjang 3,15 cm setelah 15 hari, dengan sintasan 77,7 persen dan FCR 0,9. Angka itu memberi bayangan realistis tentang laju pertumbuhan di kisaran ukuran ini.

benih ikan 5 cm
3–5 cm — gabar

Ukuran paling banyak dipesan, dan alasannya masuk akal.

Bibit sudah cukup kuat untuk perjalanan jauh, tapi harganya belum tinggi dan isi per box masih banyak. Untuk pengiriman, referensi teknis pengangkutan benih menyebut satu kantong dapat memuat sekitar 1.600 ekor untuk ukuran 1–3 cm. Semakin besar ikannya, semakin sedikit isi per kantong dan semakin mahal ongkos angkut per ekor.

Kalau Anda ragu memilih, mulai dari sini.

4–6 cm — grade sortir

Ini grade hasil ember sortir, bukan kelas standar SNI. Posisinya di antara gabar dan belo.

Kelebihannya, start-nya sudah lebih besar sehingga waktu sampai panen lebih pendek. Kekurangannya, isi per box lebih sedikit sehingga ongkos kirim per ekor naik. Pilihan yang tepat kalau Anda mengejar siklus panen tapi belum mau bayar harga belo penuh.

5–7 cm — belo

Siap tebar langsung ke kolam tanah atau keramba tanpa tahap pendederan lagi. Menurut SNI, tahap ini biasanya sudah melewati pemeliharaan sekitar 70 hari sejak telur menetas.

Untuk keramba jaring apung, SNI mencatat padat tebar acuan 1.000 ekor per meter kubik dengan sintasan sampai 90 persen. Ini ukuran dengan risiko kematian pasca-tebar paling rendah di antara semua pilihan di atas, dan itu sebabnya harganya paling tinggi.

Kenapa ukuran lebih besar tidak selalu lebih untung

Godaan terbesar pembeli pemula adalah langsung mengambil ukuran terbesar supaya cepat panen. Padahal hitungannya tidak selalu berpihak.

Bibit 5–7 cm harganya delapan kali lipat dari 1–2 cm. Isi per box juga hanya seperlima. Artinya untuk jumlah ekor yang sama, biaya bibit dan ongkos kirim Anda naik tajam.

Yang perlu dibandingkan adalah selisih biaya itu dengan nilai waktu yang Anda hemat. Kalau kolam Anda menganggur menunggu siklus berikutnya, ukuran besar layak. Kalau tidak, ukuran menengah biasanya lebih menguntungkan.

Kirimkan ukuran kolam, sistem yang Anda pakai, dan target panen Anda. Kami bantu bandingkan hitungannya sebelum Anda memutuskan.

Rujukan

Klasifikasi ukuran, umur, padat tebar, dan sintasan mengacu pada SNI 01-6141-1999 tentang Produksi Benih Ikan Nila Hitam (Oreochromis niloticus Bleeker) Kelas Benih Sebar, Badan Standardisasi Nasional. Data pertumbuhan benih nila kekar dari repositori Politeknik Negeri Lampung (2024). Referensi kapasitas pengangkutan dari Murtidjo

Masih belum yakin ukuran mana yang paling pas? Sebutkan ukuran kolam dan target panen Anda, tim kami bantu hitungkan kebutuhan bibitnya.

Jenis Bibit Ikan Nila dan Karakternya

Tidak semua nila cocok untuk semua kolam. Nila yang tahan penyakit belum tentu paling cepat tumbuh, dan yang paling cepat tumbuh belum tentu paling laku di pasar Anda. Tabel di bawah membantu mempersempit pilihan.

VarietasWarnaKeunggulan UtamaPaling Cocok untuk
Nila GesitHitamJantan dominan, pertumbuhan seragam dan cepat.Pembesaran kejar bobot, kolam terpal.
Nila Monosex (GMT)HitamHampir seluruhnya jantan sehingga meminimalkan reproduksi liar di kolam.Kolam padat tebar dengan target panen yang seragam.
Nila NirwanaHitamBobot akhir besar dan memiliki daya tahan yang baik.Kolam tanah dan budidaya jangka panjang.
Nila KekarHitamBentuk badan tebal dengan konversi pakan yang efisien.Budidaya untuk pasar konsumsi ukuran sedang.
Nila Merah SuperMerahNilai jual lebih tinggi dan banyak diminati restoran.Pasar premium, kolam terpal, dan keramba.
Nila Black PrimaHitamMudah beradaptasi pada kualitas air yang berfluktuasi.Pemula dan kolam dengan sumber air terbatas.
Nila SultanaKeabu-abuan hingga kehijauanPertumbuhan cepat, adaptif, daya tahan baik, dan produktivitas tinggi.Pemula hingga pembudidaya skala kecil maupun besar.

Dukungan Kami

Dengan memilih bibit dari kami, Anda tidak hanya mendapatkan ikan nila yang sehat dan kuat, tetapi juga mendapatkan dukungan penuh dari tim kami yang berpengalaman.

Berapa Padat Tebar Ikan Nila yang Ideal?

Padat tebar ikan nila bergantung pada jenis kolam dan sistem aerasi. Sebagai patokan aman untuk pemula, gunakan 60–80 ekor per meter persegi di kolam terpal, 10–20 ekor per meter persegi di kolam tanah, dan 200–300 ekor per meter kubik untuk sistem bioflok.

Angka ini bukan harga mati. Semakin baik aerasi dan pergantian air, semakin padat kolam bisa diisi. Sebaliknya, kolam tanpa aerator sebaiknya diisi lebih longgar dari angka di atas.

Jenis KolamPadat Tebar AmanPadat Tebar MaksimalCatatan
Kolam Terpal60–80 ekor / m²100 ekor / m²Wajib menggunakan aerator jika padat tebar melebihi 80 ekor/m².
Kolam Tanah10–20 ekor / m²25 ekor / m²Pakan alami membantu pertumbuhan, namun kualitas air perlu dipantau lebih rutin.
Bioflok200–300 ekor / m³400 ekor / m³Membutuhkan aerasi 24 jam serta manajemen flok yang konsisten.
Keramba Jaring Apung50–100 ekor / m³150 ekor / m³Kapasitas dipengaruhi arus, kedalaman, dan kualitas perairan.
Drum atau Tandon1 ekor / 5–10 liter1 ekor / 5 literCocok untuk budidaya skala rumahan, pembelajaran, atau uji coba.

Contoh perhitungan

Kolam terpal ukuran 4 × 5 meter berarti luas 20 m². Dengan padat tebar aman 70 ekor per m², kebutuhan bibitnya sekitar 1.400 ekor.
Untuk ukuran 3–5 cm, satu box berisi 5.000 ekor. Jadi satu box cukup untuk sekitar tiga kolam seukuran itu.
Punya ukuran kolam berbeda? Sebutkan panjang, lebar, dan kedalamannya. Tim kami hitungkan kebutuhan bibit dan estimasi panennya.

Cara Aklimatisasi Bibit Nila Setelah Tiba

Bibit yang baru turun dari perjalanan sedang dalam kondisi stres. Suhu dan pH air di dalam kantong berbeda dengan air kolam Anda. Kalau langsung dituang, bibit bisa kaget dan mati dalam hitungan jam.

Ikuti lima langkah berikut. Total sekitar 30 menit.

  1. Matikan aerator dan pastikan permukaan kolam tenang. Hindari menebar saat matahari terik. Pagi sebelum jam 8 atau sore setelah jam 4 adalah waktu terbaik.
  2. Apungkan kantong bibit di permukaan kolam selama 15–20 menit tanpa dibuka. Ini menyamakan suhu air di dalam dan di luar kantong.
  3. Buka kantong, lalu masukkan air kolam sedikit demi sedikit. Ulangi tiga sampai empat kali dengan jeda beberapa menit.
  4. Miringkan kantong dan biarkan bibit keluar sendiri. Jangan dituang atau didorong.
  5. Puasakan bibit selama [ISI DATA] jam pertama. Setelah itu beri pakan sedikit dulu, amati responsnya sebelum menambah porsi.

 

Kalau ada bibit yang terlihat lemah setelah tebar, hubungi kami. Kami bantu telusuri penyebabnya bersama Anda.

Keunggulan Bibit Ikan Nabila Farm

Jenis Bibit Nila Unggul

Kami menyediakan berbagai jenis bibit ikan nila unggul seperti Nila Merah, Nila Hitam, Nila Nirwana, dan varietas berkualitas lainnya. Setiap bibit dipilih secara selektif agar memiliki pertumbuhan cepat, daya tahan tinggi, serta mampu menghasilkan panen yang optimal untuk kebutuhan budidaya skala kecil maupun besar.

Bibit Berkualitas

Setiap bibit ikan nila berasal dari indukan pilihan dan melalui proses pembenihan yang terstandarisasi. Bibit dipelihara dengan pakan berkualitas, kualitas air yang terjaga, serta pengawasan rutin sehingga tumbuh sehat, aktif, seragam, dan siap dibudidayakan di berbagai kondisi perairan.

Bergaransi

Kami memastikan setiap bibit ikan nila yang dikirim dalam kondisi sehat, aktif, dan sesuai standar kualitas. Melalui proses sortir dan pengecekan sebelum pengiriman, kami memberikan jaminan kualitas agar bibit tiba dengan kondisi prima dan siap dibesarkan di kolam Anda.

Pengiriman Cepat

Bibit ikan nila dikemas menggunakan metode pengiriman yang aman untuk menjaga kualitas selama perjalanan. Didukung jasa ekspedisi berpengalaman dan proses packing yang sesuai standar, bibit dapat dikirim ke berbagai wilayah Indonesia dengan kondisi tetap sehat dan siap ditebar.

Gallery Video Dokumentasi Proses Nabil Farm

Untuk informasi atau keterangan lebih lanjut, silahkan segera hubungi kami

Harga terbaik untuk bibit ikan nila berkualitas? Hanya di Nabila Farm! Dapatkan penawaran khusus untuk pembelian dalam jumlah banyak. Stok terbatas, jangan sampai kehabisan!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mulai Rp 12 per ekor untuk larva sampai Rp 95 per ekor untuk ukuran 5–7 cm. Harga per ekor turun kalau Anda mengambil ukuran lebih kecil, karena isi per box lebih banyak. Daftar lengkapnya ada di tabel harga di atas.

Pemesanan dihitung per box. Isi per box berbeda tergantung ukuran bibit, mulai 3.000 ekor untuk ukuran 5–7 cm sampai 50.000 ekor untuk larva. Untuk kebutuhan di bawah satu box, silakan tanyakan dulu ketersediaannya.

Bisa. Kami mengirim ke seluruh Indonesia lewat kargo udara untuk tujuan luar Jawa. Kami sudah melayani lebih dari 55 kabupaten dan kota. Sebutkan lokasi Anda, kami cek jadwal dan estimasi waktu tempuhnya.

Kami menggaransi bibit ikan tiba di bandara tujuan dalam kondisi hidup dan sehat. Untuk pengiriman luar pulau, garansi berlaku hingga bandara tujuan (port to port). Jika lokasi tujuan jauh dari bandara, disarankan melakukan pengisian ulang oksigen sebelum pengiriman dilanjutkan.

Ukuran 3–5 cm. Bibit sudah cukup kuat untuk perjalanan dan tebar, tapi harganya belum tinggi. Kalau kolam Anda belum berpengalaman menahan bibit kecil, ukuran ini pilihan paling aman.

Dari ukuran 3–5 cm, umumnya 4–6 bulan sampai bobot konsumsi 300–500 gram per ekor. Waktunya bisa lebih cepat kalau kualitas pakan bagus dan padat tebar tidak berlebihan.

Nila merah punya nilai jual lebih tinggi dan banyak dicari restoran. Nila hitam umumnya lebih tahan dan lebih cepat tumbuh. Pilih berdasarkan pasar Anda, bukan berdasarkan warna yang lebih disukai.

Bibit disortir dan diperiksa kondisinya sebelum dikirim. Yang masuk box hanya bibit yang sehat, aktif, dan seragam ukurannya. Setelah tiba, lakukan aklimatisasi sesuai panduan di atas supaya bibit menyesuaikan diri dengan air kolam Anda.

Bisa. Nila boleh digabung dengan lele, gurame, patin, bawal, atau ikan mas dalam satu pengiriman, selama tiap jenis dikemas terpisah. Ini juga menghemat ongkir.

Hubungi kami lewat WhatsApp. Sebutkan jenis dan ukuran bibit, jumlah kebutuhan, dan lokasi pengiriman. Kami cek stok, hitung ongkir, lalu jadwalkan pengiriman.