Probiotik Kolam Koi, Kenapa Diperlukan dalam Budidaya?

Probiotik koi, Sumber: bulelengkab.go.id

Sedang membudidayakan ikan koi dan terkendala dengan hasil budidaya yang kurang optimal, seperti koi yang tidak tumbuh dengan baik? Nah, jika hal tersebut yang Anda hadapi sekarang, probiotik kolam koi menjadi hal yang penting untuk Anda pertimbangkan.

Memang, koi termasuk salah satu ikan yang populer untuk dibudidayakan. Harga ikan yang relatif stabil dan pangsa pasar yang cukup luas memang menjadi alasan kenapa budidaya koi termasuk ide budidaya yang menguntungkan. Namun, tentu saja, di balik potensi pasar yang besar, ada resiko yang perlu dihadapi termasuk pertumbuhan koi yang kurang optimal tadi.

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa hal terkait probiotik kolam koi yang penting diaplikasikan untuk menunjang budidaya koi yang Anda jalankan. Simak ulasannya!

Masalah Kolam Ikan Koi yang Mengganggu Budidaya

Penyebab air kolam berbusa, Sumber: agrokoifarm.co.id
Masalah kolam ikan koi, Sumber: agrokoifarm.co.id

Sebelum membahas probiotik kolam koi, Anda perlu tahu bahwa ada beberapa masalah kolam koi yang bisa mengganggu budidaya. Permasalahan ini tentu perlu ditanggulangi agar nantinya koi yang dibudidayakan bisa tumbuh dengan optimal. 

Beberapa masalah yang dimaksud di antaranya:

1. Kualitas Air yang Buruk

Kualitas air yang buruk menjadi masalah yang paling umum dalam budidaya ikan koi. Tentu, apabila kualitas air di kolam budidaya koi cenderung buruk, maka koi tidak akan tumbuh optimal. Bahkan, bisa jadi koi akan terserang penyakit dan akhirnya mati.

Buruknya kualitas air di kolam koi biasanya disebabkan oleh kadar amonia yang cukup tinggi. Kadar amonia ini berasal dari sisa pakan dan kotoran ikan yang menumpuk serta tidak dibersihkan di dasar kolam. Apabila tidak terurai dengan baik, amonia akan berubah menjadi racun yang berbahaya bagi ikan koi. 

2. Sistem Filtrasi yang Tidak Optimal

Masalah kolam koi lain yang juga mengganggu budidaya adalah sistem filtrasi kolam yang tidak optimal. Anda perlu tahu bahwa sistem filtrasi adalah jantung kolam koi. Sayangnya, tidak sedikit pembudidaya yang membuatnya asal-asalan tanpa perhitungan yang matang.

Misalnya saja, mereka menggunakan filter yang terlalu kecil atau media filtrasi yang tidak sesuai. Kondisi ini tentu akan membuat kotoran serta zat beracun yang ada di dalam kolam tidak terolah dengan sempurna. Akibatnya, air kolam koi akan lebih cepat kotor meskipun sering diganti. 

3. Pertumbuhan Lumut dan Alga yang Berlebihan

Lumut dan alga sebenarnya merupakan ekosistem alami pada kolam budidaya. Namun, pertumbuhan keduanya harus terkendali. Pasalnya, lumut dan alga yang tumbuh berlebihan nantinya akan menjadi masalah baru pada kolam.

Ya, lumut dan alga yang tumbuh berlebihan akan menyerap oksigen pada malam hari. Hal ini tentu bisa berdampak buruk pada koi yang dibudidayakan, seperti koi yang kekurangan oksigen hingga nantinya tidak bisa tumbuh dengan optimal. 

Beberapa poin di atas adalah permasalahan kolam ikan koi yang cukup sering terjadi dan menghambat budidaya. Tentu saja, Anda yang ingin budidaya koi yang dijalankan berhasil harus bisa mengatasi permasalahan tersebut.

Mengatasi Permasalahan dengan Probiotik Kolam Koi

Probiotik kolam ikan koi, Sumber: gdm.id
Probiotik kolam ikan koi, Sumber: gdm.id

Permasalahan kolam koi yang tidak ditangani dengan baik tentu akan memicu permasalahan lain termasuk koi yang tidak tumbuh optimal hingga warna ikan koi pudar. Nah, probiotik kolam koi bisa dijadikan salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi masalah ini.

Probiotik sendiri merupakan mikroorganisme hidup yang ditambahkan ke kolam untuk menjaga keseimbangan biologis kolam ikan dan biasanya tersedia di tempat jual bibit ikan. Ada beberapa fungsi penting dari probiotik kolam koi yang bisa menunjang budidaya yang Anda lakukan, di antaranya: 

1. Menstabilkan Kualitas Air Kolam

Salah satu manfaat utama dari probiotik kolam koi adalah menstabilkan kualitas air kolam. Seperti dibahas sebelumnya, kondisi air kolam sangat berpengaruh pada pertumbuhan ikan koi. Tentu, agar ikan koi bisa tumbuh dengan optimal dan memiliki warna tubuh yang indah, maka kualitas air kolam harus dijaga. 

Nah, probiotik yang ditambahkan ke dalam kolam akan membantu mengurai zat beracun yang berasal dari kotoran serta sisa pakan ikan yang tidak termakan. Nantinya, pH air di kolam koi akan lebih stabil dan kualitas air kolam pun akan lebih terjaga. Dengan demikian, koi akan terhindar dari paparan penyakit dan bisa tumbuh dengan lebih baik. 

2. Mengoptimalkan Kinerja Sistem Filtrasi

Secara tidak langsung, probiotik kolam koi yang ditambahkan ke dalam kolam koi akan membantu mengoptimalkan kinerja sistem filtrasi. Ya, nantinya, probiotik akan memperkaya populasi bakteri baik di dalam media filter.

Bakteri baik ini nantinya akan mengolah limbah organik sehingga beban filter menjadi lebih ringan. Filter pun bisa bekerja dengan lebih efisien dan air kolam akan lebih cepat bersih meskipun kolam memiliki kepadatan yang cukup tinggi. 

Tidak hanya menyaring kotoran ikan saja, filter nantinya juga bisa mengurai zat limbah yang sebelumnya susah terurai. Dengan demikian, kolam akan menjadi ekosistem yang sehat bagi kelangsungan budidaya koi. 

3. Mengendalikan Pertumbuhan Lumut dan Alga

Satu lagi manfaat dari probiotik kolam koi adalah untuk mengendalikan pertumbuhan lumut dan alga. Ya, probiotik akan menekan pertumbuhan keduanya dengan cara mengurangi nutrisi berlebih di dalam air.

Ketika nutrisi yang berasal dari sisa pakan serta kotoran terurai dengan baik, lumut dan alga akan kehilangan sumber makannya. Pertumbuhannya pun bisa dikendalikan dan kolam akan cenderung lebih bersih. Tidak hanya itu, kadar oksigen di dalam kolam pun nantinya akan cenderung stabil.

Bibit ikan koi, Sumber: facebook.com
Bibit ikan koi, Sumber: facebook.com

Dengan berbagai manfaat yang didapatkan, probiotik kolam koi menjadi bagian penting dalam proses budidaya yang dilakukan. Sebagai penunjang, pastikan pula Anda membudidayakan koi dengan bibit berkualitas yang didapatkan di tempat jual bibit ikan koi terpercaya!