Dalam proses budidaya yang dilakukan, tidak sedikit pembudidaya mengalami kendala serius ketika jumlah ikan yang dibudidayakan menurun drastis dalam waktu singkat. Masalah ini menunjukkan bahwa survival rate ikan yang dibudidayakan cenderung rendah. Padahal, tingkat survival rate menjadi tolok ukur keberhasilan budidaya.
Ya, ketika angka harapan hidup ikan tinggi, maka artinya kasus ikan yang mati mendadak akan cenderung rendah. Dengan demikian, jumlah ikan sejak awal dimulainya budidaya hingga masa panen tiba akan cenderung stabil dan potensi mendapatkan hasil panen yang lebih melimpah dapat tercapai.
Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan survival rate ikan agar nantinya hasil panen yang didapatkan melimpah!
Penyebab Survival Rate Ikan Rendah yang Perlu Diketahui

Sebagaimana disinggung sebelumnya, survival rate ikan salah satu faktor yang berpengaruh pada hasil panen ikan yang akan didapatkan. Sayangnya, survival rate pada ikan terkadang rendah dan hasil panen yang didapatkan nantinya berkurang.
Nah, ada beberapa hal yang menjadi biang kenapa survival rate pada ikan yang dibudidayakan bisa rendah. Beberapa penyebab yang dimaksud di antaranya:
- Kepadatan ikan yang terlalu tinggi di kolam membuat ikan mudah stres dan rentan terkena berbagai penyakit
- Kualitas air yang buruk, termasuk kadar oksigen rendah dan tingkat amonia tinggi dapat mengancam kesehatan ikan
- Pakan yang tidak sesuai atau pemberian yang berlebihan menyebabkan gangguan pencernaan dan menurunkan daya tahan ikan
- Perubahan suhu atau kondisi lingkungan yang drastis membuat ikan tidak dapat beradaptasi dengan cepat
- Kurangnya pemantauan rutin terhadap perilaku ikan sehingga tanda-tanda sakit sering terlewat
Beberapa poin di atas adalah apa yang menjadi permasalahan ikan yang memiliki peluang hidup cenderung rendah. Tentu, dengan mengetahui beberapa penyebab dari permasalahan tersebut, Anda nantinya bisa melakukan tindakan pencegahan agar hasil budidaya ikan yang didapatkan tetap optimal.
Cara Meningkatkan Survival Rate Ikan Rendah yang Bisa Dilakukan

Perlu disadari bersama bahwa menjaga kelangsungan hidup ikan adalah tantangan tersendiri dalam setiap proses budidaya ikan yang dilakukan. Ada beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan survival rate ikan dalam proses budidaya. Beberapa di antaranya:
1. Menjaga Kualitas Air Secara Konsisten
Salah satu cara efektif untuk menjaga kelangsungan hidup ikan yang dibudidayakan adalah menjaga kualitas air kolam secara konsisten. Anda tentu paham bahwa air merupakan elemen utama yang mempengaruhi hidup ikan di dalam kolam. Oleh karenanya, kualitas air mulai dari pH, suhu dan juga kadar oksigen harus diperhatikan dengan seksama.
Selain itu, kebersihan air dalam kolam juga harus diperhatikan. Sisa pakan yang tidak termakan atau kotoran ikan yang tersebar akan membuat air kolam menjadi keruh. Kondisi ini tentu harus dihindari karena air yang keruh menjadi tempat pertumbuhan bakteri penyebab munculnya penyakit pada ikan.
Nah, untuk memastikan kualitas air tetap baik, lakukan penggantian air secara berkala. Tentu, Anda tidak perlu mengganti semua air dalam kolam melainkan hanya sebagian saja. Serta, gunakan alat pengukur untuk mengetahui tingkat pH dan oksigen dalam kolam dengan lebih akurat.
2. Mengatur Kepadatan Ikan yang Ideal
Beberapa dari pembudidaya mungkin sengaja menebar ikan dalam jumlah lebih banyak dengan tujuan mendapatkan hasil panen yang melimpah. Padahal, tingkat tebar ikan yang terlalu tinggi justru mengancam survival rate ikan karena persaingan makanan yang meningkat dan ruang gerak yang minim. Kecuali jika Anda menerapkan strategi budidaya ikan sistem intensif.
Untuk mengatasinya, Anda perlu mengatur kepadatan ikan yang ideal. Tujuannya jelas agar ikan memiliki ruang gerak yang cukup serta peluang mendapatkan makanan yang optimal sehingga bisa tumbuh dengan baik.
Anda sebaiknya juga melakukan perbandingan antara luas kolam dan volume air untuk mendapatkan tingkat kepadatan ikan yang ideal. Serta, lakukan pemantauan rutin pada ikan. Apabila ikan tampak gelisah atau terlalu agresif, bisa jadi kepadatan ikan terlalu tinggi.
3. Memberikan Pakan Berkualitas dan Sesuai Kebutuhan
Selain air, pakan juga memegang peranan penting dalam proses budidaya ikan. Pemilihan pakan berkualitas akan memastikan nutrisi yang dibutuhkan ikan terpenuhi dengan baik. Dengan demikian, survival rate ikan akan meningkat.
Namun, Anda tidak hanya perlu fokus dalam pemilihan pakan saja. Lebih dari itu, Anda juga perlu mengatur pemberian pakan. Ya, jumlah pakan yang diberikan harus disesuaikan dengan ukuran serta jumlah ikan yang ada di dalam kolam. Jangan memberikan pakan berlebihan atau overfeeding karena sisa pakan bisa mencemari air.
Untuk tambahan, Anda sebaiknya juga memberikan suplemen dan vitamin. Misalnya, setelah membeli bibit ikan di tempat jual bibit ikan gurame, Anda memberikan pakan tambahan seperti probiotik agar bibit yang baru dibeli cenderung lebih sehat dan resiko kematian ikan pun turun.
Dapatkan Panen Melimpah dengan Bibit Ikan Berkualitas!

Dengan penanganan yang tepat, Anda bisa meningkatkan survival rate ikan dan berpotensi mendapatkan hasil panen yang lebih maksimal. Namun, Anda tidak boleh hanya fokus pada perawatan kolam atau pemberian pakan saja. Agar angka kelangsungan hidup ikan tinggi, Anda juga harus memilih bibit ikan berkualitas untuk dibudidayakan.
Ya, dengan bibit ikan berkualitas, Anda sudah memiliki modal awal yang baik, yakni bibit ikan yang tidak mudah terkena paparan penyakit.
Nah, berkaitan dengan bibit ikan berkualitas, Nabila Farm siap membantu. Kami adalah tempat jual bibit ikan terpercaya yang menyediakan berbagai jenis bibit ikan yang lengkap. Seluruh bibit yang tersedia dirawat dengan optimal sehingga siap untuk dibudidayakan kapan saja.
Sedang mencari bibit ikan tertentu untuk keperluan budidaya? Segera hubungi CS Nabila Farm dan dapatkan penawaran spesial dengan harga menarik!



